Cara Melaksanakan Shalat Idul Fitri

Cara Melaksanakan Shalat Idul Fitri

Cara Melaksanakan Shalat Idul Fitri

Setelah sebulan penuh umat islam melaksanakan ibadah puasa, tibalah saatnya merayakan hari raya idul fitri. Hari raya idul fitri merupakan hari raya yang terjadi pada tanggal 1 syawal tahun hijriah. Pada Hari raya idul Fitri  juga menandakan berakhirnya puasa di bulan Ramadhan. Pada hari raya idul fitri umat muslim sangat suka cita karena telah melaksanakan ibadah puasa satu bulan penuh di bulan Ramadhan.
shalat idul fitri
ilustrasi shalat berjamaah idul fitri

Baca Juga :


Pada malam hari di hari raya idul fitri umat islam banyak yang mengumandangkan takbir, tahlil dan tahmid tanda suka cita dan syukur kepada Allah, karena telah diberi kekuatan dalam melaksanakan ibadah puasa di Bulan Ramadhan. Pada pagi harinya umat islam bersiap untuk melaksanakan shalat sunah idul fitri.

Apa itu shalat sunah idul fitri ?

Shalat idul Fitri adalah shalat yang dikerjakan oleh umat islam setelah satu bulan berpuasa dibulan Ramadhan. Shalat idul fitri dilaksanakan pada tanggal 1 Syawal setelah terbit matahari hingga tergelincir matahari di siang hari. Mengerjakan shalat sunah idul fitri hukumnya sunah muakkad (ibadah shalat yang sangat diajurkan)

Bagaimana cara melaksanakna shalat idul fitri?
Untuk melaksanakan Shalat idul fitri bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut.

Pertama, Niat shalat idul fitri.
Sebelum melaksanakan shalat idul fitri, kita mengusahakan untuk berniat terlebih dahulu. Niat dilafalkan didalam hati dan boleh dilafalkan dilisan. Adapun niat shalat sunah idul fitri sebagai berikut:
Niat shalat idul fitri

اُصَلّيِ سُنَّةً لِّعِيْدِ الْفطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُؤْماً لِلّٰهِ تَعَالٰي

Usholli sunnatal liidil fitri rok’ataini ma’muman lilahi taala
Artinya : saya niat shalat sunah idul fitri dua rakaat menjadi ma’mum karena Allah taala

Kedua, Membaca doa iftitah. 
Bacaan doa iftitah bisa menggunakan doa dibawah ini


اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. إِنِّىْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ 


الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Doa iftitah bisa juga menggunakan yang ini

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ 

الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ


Ketiga, Bertakbir 7 kali setelah membaca doa iftitah
Pada rakaat pertama sesudah membaca doa iftitah bertakbir 7 kali, disunahkan membaca tasbih setiap selesai membaca takbir. Bacaan tasbih yaitu :

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَاِلٰهَ اِلَّا الله وَاللهُ أَكْبَرُ

Keempat, Membaca surat Al-fatihah dan Surat lain dalam Al-Quran
Setelah melakukan takbir sebanyak 7 kali, maka kita membaca surat Al-fatihah dan surat lain dalam Al-Quran, dianjurkan membaca surat al-Qaf dan surat Al-Alaq.

Kelima, Ruku I’tidal dan seterusnya hingga selesai rakaat pertama
Setelah membaca al-fatihan dan surat lain dalam Al-Quran, maka kita melakukan gerakan ruku, I’tidal, sujud, duduk diantara dua sujud dan sujud setelah itu berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua

Keenam, Bertakbir 5 kali pada rakaat kedua
Pada rakaat kedua kita melakukan takbir sebanyak 5 kali, setiap selesai takbir kita dianjurkan untuk membaca tasbih. Bacaan tasbih seperti bacaan tasbih pada rakaat pertama.

Ketujuh, Membaca surat Al-Fatihah dan surat lain dalam Al-Quran
Setelah melakuka takbir sebanyak 5 kali, maka kita membaca surat Al-fatihah dan surat lain dalam Al-Quran. Setelah itu melakukan semua gerakan mulai dari ruku, I’tidal dan seterusnya hingga salam.

Kedelapan, Khutbah idul Fitri
Setelah selesai melaksanakan shalat idul fitri, tibalah saatnya mendengarkan ceramah atau khutbah yang disampaikan oleh khatib. Seorang Khatib melaksanakan khutbah sebanyak dua kali dengan ketentuan sebagai berikut; pada khutbah pertama, khatib membaca takbir sebanyak 7 kali dan pada khutbah kedua, khatib membaca takbir sebanyak 5 kali. Ketika khatib melaksanakan khutbah, maka para jamaah shalat diharuskan mendengarkan ceramah yang disampaikan oleh khatib dan tidak bergurau.

Setelah khatib selesai melaksanakan khutbahnya yang diakhiri dengan doa, maka pelaksanaan shalat sunah idul fitri sudah selesai.

Demikinlah cara melaksanakan shalat idul fitri, semoga kita bisa melaksanakan shalat idul fitri dengan baik dan amalan puasa selama satu bulan di bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT. Amien

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Advertiser